Omong Kosong


Omongan-omongan yang kosong membual di udara.

Jadilah, udara hanya berisi bualan kosong yang berasal dari omongan.

Kosong yang banyak omong tak mau berhenti bahkan saat bertemu titik.

Tapi omong yang kosong berisi titik-titik.

Apa gunanya terbuai pada omongan kosong ?
Apa yang bisa terurai saat kosong menjadi omongan ?

Entah,
Omong kosong ini akan berakhir dengan kosong atau berakhir dengan entah.

Pilihan Senja


Percakapan bersama senja yang sedang membicarakan sukma.

Sebuah jiwa yang terdiri atas keindahan, tapi juga kuasa menyimpan kesedihan.

Sukma yang senantiasa mengisi relung hati dengan kebiasaannya yang manis dan kadang mengiris.

Bagaimana caranya agar kau tetap berpijar ? sementara sinarku tak mampu kenali banyak warna, kecuali pantulan jingga pada senja.

Bagaimana caranya mengingkari resah ? ketika waktu membuatku merindumu, dalam tiap kesederhanaan.

Pilihan senja tlah membawaku untuk menyanjungmu, walau dalam bentuk imaji yang teramu.

Mulai Hari Ini


Sudah diputuskan,

Mulai hari ini, kita hanya akan berbagi jika kita sudah terlalu penuh dengan berbagai ingin. Tak lagi hanya karna rindu sederhana yang menggelitik.

Mulai hari ini, aku tak lagi meminta waktu yang menjadi hakmu hanya untuk tenangkan jiwaku saat melihat senyummu.

Mulai hari ini, akan terbentuk sebuah prediksi tentang hari-hari dengan kesenangan sendiri dan apapun yang menyangkut kita, berubah jadi mandiri.

Jadi, mulai hari ini, akan aku perkenalkan padamu tentang kita yang baru. Berhasil atau tidaknya hari ini, semoga ini yang terbaik.

Bahagia Masa Kini


Pun kita tidak bisa memilih pilihan mana yang mutlak membahagiakan.

Gemerlap dunia kian membutakan, manusia jadi enggan merahasiakan. Segala hal yang berbentuk bahagia dipamerkan, hingga tak satupun mengerti seperti apa bahagia yang mengilhami.

Sejatinya, bahagia yang baik adalah bahagia yang tidak merusak kebahagiaan orang lain. Namun manusia selalu bergantung pada pembenaran dari sudut pandang masing-masing.

Beberapa hati kemudian resah, mencari secercah bahagia dalam relung kebuntuan. Mereka kadang lupa, bahwa masih ada Tuhan dengan segenap segala-Nya.

❤Thor



Jauh di langit sana, kamu menaungi negeri bernama Asgard.
Tinggal di tengah jutaan bintang tak membuat indahmu pudar.

Kilat dan halilintar tak lagi menjadi alasanku untuk menutup pintu rapat-rapat, bagaimana mungkin jika ku tau saat itulah hadirmu dekat.

Padamu, segala ingatan tentang kuat adalah menguatkan bukan melemahkan.

Aku selalu ingat bagian marahmu yang membuat semua urat di wajahmu tertarik, termasuk aku. Ah, pesonamu memang tak terelakan, apalagi senyummu yang bungah.

Saat membenahi segala ketidak sesuaian, Mjolnir-mu yang memberikan buaian.
Semua tak akan pernah sama lagi ya Thor, jika sudah terkena buaiannya (,--)

Thor, jika suatu hari kamu ada waktu luang, boleh ya aku pergi bermain di Asgard dan menguncir rambutmu ? :)